Semangka adalah buah yang selalu laku, terutama saat musim kemarau dan menjelang hari besar. Dengan umur panen sekitar dua bulan, semangka bisa memberi keuntungan yang baik bila dibudidayakan dengan benar. Panduan ini membahas cara menanam semangka dari benih sampai panen.

Semangka berbiji atau tanpa biji?

  • Semangka berbiji lebih mudah dibudidayakan karena benihnya cepat berkecambah dan tanamannya bisa berbuah sendiri.
  • Semangka tanpa biji harganya cenderung lebih baik, tetapi butuh perlakuan khusus: benihnya perlu dibantu berkecambah dan harus ditanam bersama tanaman penyerbuk. Caranya dijelaskan di panduan semangka tanpa biji.

Syarat tumbuh semangka

  • Sinar matahari penuh dan cuaca yang cenderung kering.
  • Tanah gembur, berpasir, dan berdrainase baik. Semangka tidak tahan genangan.
  • Dataran rendah adalah lokasi yang paling cocok.
  • Rotasi tanaman. Hindari lahan bekas semangka, melon, mentimun, atau labu-labuan lain.

Persemaian

  1. Rendam benih sebentar dalam air, lalu peram di kain lembap sampai calon akar muncul.
  2. Tanam kecambah di polybag kecil atau tray dengan calon akar menghadap ke bawah.
  3. Rawat bibit di tempat terang yang terlindung dari hujan.
  4. Pindahkan bibit setelah berdaun sejati dua sampai tiga helai.

Persiapan lahan dan pindah tanam

  • Olah tanah dan buat bedengan lebar, karena semangka tumbuh menjalar.
  • Berikan pupuk dasar berupa pupuk kandang matang dan pupuk anorganik sesuai rekomendasi setempat.
  • Pasang mulsa plastik hitam perak.
  • Pindahkan bibit sore hari, lalu siram segera.

Perawatan tanaman

Pengarahan sulur. Arahkan sulur agar menjalar ke satu arah di atas bedengan supaya tidak saling tumpang tindih.

Pemangkasan. Pelihara beberapa cabang utama yang sehat dan buang cabang yang berlebihan.

Penyerbukan. Lebah membantu penyerbukan. Petani juga bisa menyerbuki secara manual pada pagi hari dengan mengoleskan serbuk sari bunga jantan ke putik bunga betina. Hindari penyemprotan pestisida pada pagi hari saat bunga mekar.

Seleksi buah. Pilih buah yang bentuknya bagus dan buang buah yang cacat atau berlebih agar buah yang dipelihara bisa besar.

Alas buah. Beri alas jerami di bawah buah dan balik buah sesekali agar warnanya merata dan tidak busuk.

Pengairan. Cukupi air saat pertumbuhan dan pembesaran buah, lalu kurangi menjelang panen agar buah lebih manis dan tidak pecah.

Hama dan penyakit yang perlu diwaspadai

  • Thrips dan kutu daun. Merusak pucuk dan menularkan virus.
  • Lalat buah. Buah busuk dari dalam.
  • Layu fusarium. Tanaman layu mendadak.
  • Antraknosa dan busuk buah. Lebih sering saat cuaca lembap.

Gunakan rotasi tanaman, mulsa, sanitasi lahan, pemantauan rutin, dan pestisida terdaftar sesuai label bila diperlukan.

Ciri semangka siap panen

  • Sulur di dekat tangkai buah mulai mengering.
  • Bagian bawah buah yang menempel di tanah berubah warna menjadi kekuningan.
  • Bunyi buah saat diketuk terdengar lebih berat dan menggema.
  • Umur tanaman sesuai deskripsi varietas.

Rekomendasi benih semangka HARAKA SEED

  • KENTA F1, semangka tanpa biji untuk dataran rendah. Buah bulat dengan kulit hijau tua bergaris, daging merah manis yang tidak mudah pecah, dan daya simpan 10–15 hari. Dipanen pada umur 55–58 hari setelah tanam, potensi hasil 23–29 ton/ha.

Angka di atas adalah potensi varietas menurut katalog HARAKA SEED. Hasil di lapangan bergantung pada lokasi, musim, dan teknik budidaya.