Tidak punya lahan luas bukan alasan untuk tidak menanam cabai. Dengan polybag, cabai bisa ditanam di pekarangan, teras, atau atap rumah. Selain untuk kebutuhan dapur, cabai polybag juga bisa menjadi usaha kecil, apalagi saat harga cabai sedang tinggi.
Yang perlu disiapkan
- Polybag berukuran besar. Cabai tumbuh cukup tinggi dan perakarannya butuh ruang. Polybag yang terlalu kecil membuat tanaman cepat kering dan buahnya sedikit.
- Media tanam dari campuran tanah gembur, pupuk kandang atau kompos yang sudah matang, dan bahan yang membuat media porous seperti sekam.
- Benih cabai yang sesuai dengan lokasi.
- Ajir bambu kecil untuk penyangga.
- Tempat yang terkena sinar matahari penuh, minimal setengah hari.
Langkah menanam cabai di polybag
1. Siapkan media tanam
Campur tanah, pupuk kandang matang, dan sekam sampai rata, lalu masukkan ke polybag. Pastikan polybag punya lubang di bagian bawah agar air tidak menggenang. Diamkan media beberapa hari sebelum tanam.
2. Semai benih
Semai benih di tray atau polybag kecil. Tanam satu benih per lubang dengan kedalaman dangkal, lalu letakkan di tempat terang yang terlindung hujan deras. Panduan lengkapnya ada di artikel cara menyemai benih sayuran.
3. Pindah tanam
Pindahkan bibit yang sudah memiliki beberapa helai daun sejati ke polybag besar, satu bibit per polybag. Lakukan sore hari dan siram segera.
4. Atur jarak antarpolybag
Beri jarak antarpolybag agar tanaman tidak saling menaungi dan udara mengalir lancar. Ini membantu mencegah penyakit.
Perawatan cabai polybag
Penyiraman. Media di polybag lebih cepat kering dibanding tanah di lahan. Siram setiap hari saat kemarau, tetapi jangan sampai becek. Cara sederhana mengeceknya: tekan media dengan jari, siram bila bagian atasnya sudah kering.
Ajir. Pasang ajir sejak tanaman masih muda dan ikat batang secara longgar agar tidak roboh saat berbuah lebat.
Perempelan. Buang tunas yang tumbuh di bawah cabang utama pertama agar tanaman lebih lapang.
Pemupukan. Nutrisi di polybag terbatas, jadi berikan pupuk susulan secara berkala. Gunakan pupuk organik atau anorganik dengan dosis sesuai petunjuk kemasan atau anjuran penyuluh.
Ganti posisi polybag. Bila ada bagian pekarangan yang kurang terkena matahari, putar atau pindahkan polybag sesekali.
Hama yang sering menyerang
- Thrips dan tungau. Daun menjadi keriting. Baca cara mengendalikan thrips.
- Kutu kebul. Menularkan virus kuning. Baca cara mengatasi virus kuning pada cabai.
- Lalat buah. Buah busuk dan rontok. Baca cara mengatasi lalat buah.
Karena jumlah tanamannya sedikit, pemantauan dan pengendalian manual, seperti membuang daun atau buah yang terserang, sangat efektif.
Panen
Petik cabai saat warnanya sudah sesuai keinginan, hijau untuk cabai rawit hijau atau merah untuk cabai merah. Panen dilakukan bertahap. Memetik buah secara rutin mendorong tanaman terus berbunga dan berbuah.
Pilihan benih cabai HARAKA SEED
- PITHA, cabai rawit putih tegak untuk dataran rendah yang sangat produktif, 312–349 buah per tanaman, dipanen pada umur 84–89 hari setelah tanam.
- GHAHAR, cabai rawit hijau tegak yang beradaptasi dari dataran rendah sampai tinggi, toleran layu bakteri dan berumur genjah, dipanen pada umur 71–75 hari setelah tanam.
- BIANTARA F1, cabai keriting hibrida untuk dataran rendah sampai menengah, 187–198 buah per tanaman, dipanen pada umur 86–91 hari setelah tanam.
Angka di atas adalah data varietas menurut katalog HARAKA SEED untuk budidaya di lahan. Hasil di polybag bergantung pada ukuran polybag, media, dan perawatan. Lihat semua varietas di halaman benih cabai.