Daun mentimun atau melon yang tiba-tiba muncul bercak kuning, lalu mengering dan rontok, sering disebabkan oleh embun bulu. Sementara itu, daun yang tampak seperti ditaburi tepung putih biasanya terserang embun tepung. Kedua penyakit ini disebabkan oleh jamur atau organisme mirip jamur, dan bisa menurunkan hasil panen secara drastis bila dibiarkan.
Tanaman yang sering terserang
Kedua penyakit ini banyak menyerang tanaman labu-labuan seperti mentimun, melon, semangka, pare, oyong, dan blewah. Embun tepung juga bisa menyerang sayuran lain, termasuk kangkung.
Cara membedakan embun bulu dan embun tepung
| Ciri | Embun bulu (downy mildew) | Embun tepung (powdery mildew) |
|---|---|---|
| Gejala di permukaan atas daun | Bercak kuning bersudut, dibatasi tulang daun | Lapisan putih seperti tepung |
| Gejala di bawah daun | Lapisan halus keabu-abuan atau keunguan, terutama pagi hari | Lapisan tepung juga bisa muncul |
| Kondisi yang memicu | Lembap, sering hujan, embun pagi tebal | Siang kering dan malam lembap |
| Perkembangan | Sangat cepat saat cuaca lembap | Lebih bertahap |
Cara mencegah dan mengendalikan
1. Pilih varietas yang toleran
Gunakan varietas yang deskripsinya menyebut toleran embun bulu atau embun tepung. Contohnya mentimun VIVAN F1 dan MEILI F1 yang toleran embun bulu, serta kangkung SAFIA yang toleran embun tepung.
2. Jaga sirkulasi udara
- Ikuti anjuran populasi tanaman agar tidak terlalu rapat.
- Rambatkan tanaman di ajir agar daun tidak menumpuk.
- Buang daun tua di bagian bawah dan tunas yang berlebihan.
3. Atur penyiraman
Siram di pangkal tanaman, bukan di atas daun. Bila harus menyiram, lakukan pagi hari agar daun cepat kering. Daun yang basah semalaman sangat disukai penyakit ini.
4. Buang bagian yang sakit
Petik daun yang terserang sejak gejala awal, lalu musnahkan di luar lahan. Jangan membiarkan daun sakit menumpuk di sekitar tanaman.
5. Jaga kebersihan lahan
- Bersihkan gulma dan sisa tanaman setelah panen.
- Lakukan rotasi tanaman dan hindari menanam labu-labuan terus-menerus di lahan yang sama.
6. Fungisida bila diperlukan
Bila serangan meluas, gunakan fungisida yang terdaftar untuk embun bulu atau embun tepung sesuai dosis dan petunjuk label. Perhatikan:
- Embun bulu dan embun tepung membutuhkan bahan aktif yang berbeda, jadi pastikan produk sesuai dengan penyakitnya.
- Semprot sampai ke bagian bawah daun.
- Gilir bahan aktif agar penyakit tidak cepat kebal.
- Patuhi masa tunggu panen yang tertera pada label.
Kapan harus paling waspada?
Embun bulu paling sering meledak pada musim hujan atau saat embun pagi tebal. Baca juga tips menanam sayuran di musim hujan.
Panduan budidaya terkait: cara menanam mentimun, cara menanam melon, dan cara menanam pare.