Semangka tanpa biji disukai pasar karena praktis dimakan dan harganya cenderung lebih baik daripada semangka berbiji. Budidayanya mirip semangka biasa, tetapi ada dua hal yang sering membuat petani pemula gagal: benihnya lebih sulit berkecambah dan tanamannya tidak bisa berbuah tanpa tanaman penyerbuk. Panduan ini membahas keduanya beserta tahapan lain sampai panen.
Mengapa semangka tanpa biji perlu perlakuan khusus
Semangka tanpa biji adalah tanaman triploid. Akibatnya:
- Kulit benihnya tebal dan keras, sehingga benih perlu dibantu agar bisa berkecambah.
- Serbuk sarinya tidak subur. Bunga betinanya hanya bisa menjadi buah bila diserbuki serbuk sari dari semangka berbiji, yang harus ditanam di lahan yang sama sebagai penyerbuk.
Syarat tumbuh
- Lahan terbuka dengan sinar matahari penuh.
- Tanah gembur, berdrainase baik, dan tidak tergenang; semangka menyukai tanah berpasir dengan pH mendekati netral.
- Dataran rendah dengan musim kemarau dan pengairan yang cukup adalah kondisi terbaik.
- Jangan menanam di lahan bekas semangka, melon, atau mentimun pada musim sebelumnya.
Menyemai benih semangka tanpa biji
- Renggangkan kulit benih. Jepit bagian ujung benih yang runcing dengan gunting kuku sampai kulitnya sedikit terbuka. Lakukan hati-hati agar lembaga di dalamnya tidak rusak.
- Rendam sebentar dalam air hangat, lalu tiriskan.
- Peram di kain atau kertas lembap pada tempat yang hangat sampai calon akar muncul. Jaga agar media lembap, tidak becek.
- Tanam kecambah di polybag kecil atau tray semai dengan posisi calon akar menghadap ke bawah.
- Rawat bibit di tempat terang yang terlindung dari hujan. Bibit umumnya siap dipindah ketika sudah berdaun sejati 2–3 helai.
Semai juga benih semangka berbiji sebagai tanaman penyerbuk. Atur waktu semainya supaya kedua jenis tanaman berbunga bersamaan.
Persiapan lahan dan pindah tanam
- Olah tanah dan buat bedengan yang lebar dengan saluran air di antaranya.
- Berikan pupuk dasar berupa pupuk kandang matang serta pupuk anorganik sesuai rekomendasi setempat; tambahkan kapur pertanian bila tanah masam.
- Pasang mulsa plastik hitam perak, lalu buat lubang tanam.
- Pindahkan bibit pada sore hari dan siram segera.
- Tanam bibit penyerbuk tersebar merata di antara barisan semangka tanpa biji. Tandai tanaman penyerbuk agar mudah dibedakan saat penyerbukan dan panen.
Penyerbukan
Penyerbukan paling baik dilakukan pada pagi hari, ketika bunga baru mekar:
- Petik bunga jantan dari tanaman penyerbuk (semangka berbiji).
- Buka kelopaknya, lalu oleskan serbuk sarinya ke kepala putik bunga betina semangka tanpa biji. Bunga betina mudah dikenali dari bakal buah kecil di bawah kelopaknya.
- Beri tanda tanggal pada bunga yang sudah diserbuki untuk membantu memperkirakan waktu panen.
Lebah juga membantu penyerbukan, jadi hindari penyemprotan pestisida pada pagi hari saat tanaman berbunga.
Perawatan tanaman
- Pengairan. Cukupi air pada fase pertumbuhan dan pembesaran buah, lalu kurangi menjelang panen agar buah lebih manis dan tidak mudah pecah.
- Pemangkasan. Pelihara beberapa cabang utama yang sehat dan buang cabang yang berlebihan.
- Seleksi buah. Pilih buah yang bentuknya bagus dan buang buah yang cacat supaya ukuran buah yang dipelihara maksimal.
- Alas buah. Beri alas jerami atau bahan kering lain di bawah buah, dan balik buah sesekali agar warna kulit merata.
- Pemupukan susulan. Berikan bertahap mengikuti fase tanaman, dengan dosis sesuai anjuran penyuluh atau hasil analisis tanah.
Hama dan penyakit utama
- Thrips, kutu daun, dan kutu kebul — menyebabkan daun keriting dan menularkan virus.
- Lalat buah — merusak buah muda.
- Antraknosa dan embun bulu — bercak pada daun dan buah, terutama saat lembap.
- Layu fusarium — tanaman layu permanen; cegah dengan rotasi tanaman dan drainase yang baik.
Utamakan pencegahan: sanitasi lahan, rotasi tanaman, mulsa, dan pemantauan rutin. Gunakan pestisida terdaftar sesuai label hanya bila diperlukan.
Ciri semangka siap panen
- Sulur kecil di dekat tangkai buah sudah mengering.
- Bagian buah yang menempel di tanah berubah menjadi kekuningan.
- Bila diketuk, buah berbunyi berat dan dalam.
- Umur tanaman sudah sesuai dengan deskripsi varietas.
Rekomendasi benih: KENTA F1
KENTA F1 adalah semangka tanpa biji untuk dataran rendah dari HARAKA SEED. Buahnya bulat dengan kulit hijau tua bergaris hijau keabu-abuan dan daging merah yang manis. Buah tidak mudah pecah dan memiliki daya simpan yang baik, sehingga cocok untuk pengiriman jarak jauh. Umur panennya 55–58 hari dengan potensi hasil 23–29 ton/ha.
Angka tersebut adalah potensi varietas; hasil di lapangan bergantung pada lokasi, musim, dan teknik budidaya.