Selada banyak dicari untuk lalapan, burger, salad, hingga kebutuhan restoran dan pasar modern. Umurnya singkat dan perawatannya tidak rumit, sehingga cocok untuk pemula maupun usaha sayur skala kecil. Selada bisa ditanam di tanah maupun secara hidroponik.
Syarat tumbuh selada
- Cahaya cukup, tetapi tidak terlalu terik. Di dataran rendah yang panas, naungan ringan seperti paranet membantu tanaman tetap segar.
- Media gembur dan subur bila ditanam di tanah.
- Air yang cukup dan teratur. Selada adalah sayuran daun yang sebagian besar tubuhnya berupa air.
- Suhu. Selada umumnya lebih menyukai suhu sejuk. Di daerah panas, pilih varietas yang tahan panas agar tidak cepat berbunga.
Menyemai benih selada
Benih selada berukuran kecil, jadi sebaiknya disemai dulu:
- Siapkan tray semai atau rockwool (untuk hidroponik) yang sudah dibasahi.
- Letakkan satu sampai dua benih per lubang, lalu tutup sangat tipis atau cukup ditekan ringan. Jangan menanam terlalu dalam.
- Jaga media tetap lembap dan letakkan di tempat teduh sampai benih berkecambah.
- Setelah berkecambah, pindahkan ke tempat yang lebih terang supaya bibit tidak kurus memanjang.
Panduan lengkap menyemai ada di artikel cara menyemai benih sayuran.
Menanam selada di tanah
- Olah tanah sampai gembur dan campurkan pupuk kandang matang atau kompos.
- Buat bedengan, atau gunakan polybag dan pot untuk lahan pekarangan.
- Pindahkan bibit yang sudah memiliki beberapa helai daun sejati, sebaiknya sore hari.
- Siram segera setelah tanam, lalu jaga kelembapan tanah setiap hari.
Menanam selada secara hidroponik
Hidroponik adalah cara menanam tanpa tanah, dengan akar mendapat nutrisi dari larutan air. Sistem yang sering dipakai untuk selada antara lain NFT (aliran nutrisi tipis di talang) dan rakit apung.
- Pindahkan bibit dari rockwool ke netpot, lalu pasang di lubang instalasi.
- Gunakan nutrisi hidroponik khusus sayuran daun, dengan takaran sesuai petunjuk pada kemasan nutrisi.
- Pastikan aliran air lancar dan akar tidak kekeringan.
- Tempatkan instalasi di bawah naungan atau greenhouse agar terlindung dari hujan langsung.
Perawatan dan masalah yang sering muncul
- Daun ujung terbakar (tipburn). Tepi daun muda mengering kecokelatan. Sering muncul saat cuaca panas dan pertumbuhan terlalu cepat. Pilih varietas yang toleran tipburn dan jaga suplai air tetap stabil.
- Cepat berbunga (bolting). Batang memanjang dan daun menjadi pahit. Biasanya dipicu suhu tinggi. Pilih varietas tahan panas dan panen tepat waktu.
- Hama ulat dan kutu daun. Periksa bagian bawah daun secara rutin dan buang hama secara manual sedini mungkin.
- Busuk pangkal. Muncul bila media terlalu basah atau tanaman terlalu rapat.
Cara panen selada
Selada dipanen saat daunnya sudah lebat dan ukurannya sesuai kebutuhan pasar. Panen dilakukan dengan mencabut seluruh tanaman atau memotong pangkal batangnya. Lakukan pagi hari, lalu segera simpan di tempat sejuk agar daun tidak layu.
Rekomendasi benih selada HARAKA SEED
- BETHARIA, selada keriting yang mudah tumbuh. Daunnya bergelombang, lebar, dan berwarna hijau cerah, membentuk crop yang padat dan berat. Toleransinya tinggi terhadap tipburn, tahan panas, tidak mudah berbunga pada suhu tinggi, dan dapat ditanam sepanjang tahun.
Hasil di lapangan bergantung pada lokasi, musim, dan teknik budidaya.