Kangkung darat adalah salah satu sayuran yang paling cepat dipanen, sekitar tiga minggu setelah tanam. Modalnya kecil, perawatannya mudah, dan permintaannya stabil sepanjang tahun. Karena itu kangkung cocok untuk petani pemula, lahan pekarangan, maupun usaha sayur skala besar.
Syarat tumbuh kangkung darat
- Sinar matahari cukup. Kangkung tumbuh paling baik di lahan terbuka.
- Tanah gembur dan subur. Tanah yang kaya bahan organik menghasilkan daun yang lebih lebar dan batang yang renyah.
- Air yang cukup. Kangkung darat membutuhkan tanah yang lembap, tetapi tidak tergenang.
- Dataran rendah sampai menengah adalah lokasi yang paling sesuai untuk sebagian besar varietas.
Persiapan lahan
- Bersihkan lahan dari gulma.
- Olah tanah sampai gembur, lalu buat bedengan dengan saluran air di antaranya.
- Campurkan pupuk kandang matang atau kompos ke dalam bedengan beberapa hari sebelum tanam.
- Ratakan permukaan bedengan agar benih tumbuh seragam.
Cara menanam benih kangkung
Kangkung darat ditanam langsung di lahan tanpa persemaian. Ada dua cara yang umum:
- Ditugal. Buat lubang tanam dangkal secara teratur, lalu masukkan beberapa benih per lubang. Cara ini memudahkan penyiangan dan panen.
- Disebar dalam larikan. Buat alur dangkal memanjang di bedengan, taburkan benih di sepanjang alur, lalu tutup tipis dengan tanah.
Siram segera setelah tanam. Benih biasanya mulai tumbuh dalam beberapa hari.
Perawatan tanaman
Penyiraman. Siram pagi dan sore bila tidak turun hujan, terutama pada minggu-minggu awal. Kekurangan air membuat batang keras dan berserat.
Penyiangan. Cabut gulma yang tumbuh di sela tanaman agar tidak berebut unsur hara.
Pemupukan susulan. Kangkung adalah sayuran daun, sehingga membutuhkan unsur nitrogen untuk pertumbuhan daun. Dosisnya sebaiknya mengikuti anjuran penyuluh atau hasil analisis tanah. Setelah setiap panen, pemupukan ringan membantu tunas baru tumbuh kembali.
Hama dan penyakit yang sering menyerang
- Ulat dan belalang. Memakan daun sehingga tampak berlubang.
- Kutu daun. Mengisap cairan tanaman sehingga daun keriting.
- Karat putih dan bercak daun. Lebih sering muncul pada kondisi lembap.
Karena kangkung cepat dipanen, utamakan cara pengendalian tanpa bahan kimia: sanitasi lahan, rotasi, dan pemantauan rutin. Bila harus memakai pestisida, gunakan produk terdaftar dan patuhi masa tunggu panen yang tertera di label.
Cara panen agar bisa dipanen berulang kali
Ada dua cara panen kangkung darat:
- Cabut sekaligus dengan akarnya. Cara ini praktis, tetapi lahan harus ditanam ulang.
- Potong batangnya. Sisakan pangkal batang beberapa ruas di atas tanah. Tunas baru akan tumbuh dari ruas tersebut dan bisa dipanen lagi beberapa minggu kemudian.
Cara potong membuat satu kali tanam bisa menghasilkan beberapa kali panen, sehingga biaya benih dan tenaga lebih hemat. Panen pada pagi atau sore hari, lalu segera ikat dan simpan di tempat teduh agar tetap segar.
Rekomendasi benih kangkung HARAKA SEED
- SYLVIA, kangkung daun sempit untuk dataran rendah sampai menengah. Tumbuh tegak, seragam, dan tidak menjalar, dengan daun menyerupai daun bambu. Rasanya enak, renyah, dan sedikit manis. Dipanen pada umur 20–25 hari setelah tanam dan bisa dipanen berulang hingga 5 kali.
- SAFIA, kangkung daun sedang untuk dataran rendah sampai menengah. Batang kokoh, lambat berbunga, serta toleran penyakit embun tepung dan blorok daun. Dipanen pada umur 21–25 hari setelah tanam, potensi hasil 25–30 ton/ha.
Angka di atas adalah potensi varietas menurut katalog HARAKA SEED. Hasil di lapangan bergantung pada lokasi, musim, dan teknik budidaya.