Kacang panjang adalah sayuran yang hampir selalu ada di pasar dan dapur Indonesia, dari sayur asem, tumis, sampai lalapan. Tanaman ini cukup mudah dirawat, cepat dipanen, dan bisa dipetik berkali-kali. Panduan ini membahas cara menanam kacang panjang dari benih sampai panen.

Syarat tumbuh kacang panjang

  • Sinar matahari penuh.
  • Tanah gembur dan berdrainase baik. Kacang panjang tidak tahan genangan.
  • Dataran rendah sampai menengah cocok untuk sebagian besar varietas.
  • Rotasi tanaman. Kacang panjang termasuk kacang-kacangan, sehingga baik digilir dengan tanaman lain seperti jagung atau sayuran buah.

Persiapan lahan

  1. Bersihkan lahan dan olah tanah sampai gembur.
  2. Buat bedengan dengan saluran air di antaranya.
  3. Berikan pupuk dasar berupa pupuk kandang matang dan pupuk anorganik sesuai rekomendasi setempat.
  4. Pasang mulsa plastik bila ingin menekan gulma dan menjaga kelembapan.

Cara menanam

  • Kacang panjang ditanam langsung di lahan dengan cara ditugal, tanpa persemaian.
  • Masukkan benih ke lubang tanam, lalu tutup tipis dengan tanah.
  • Tanam saat tanah cukup lembap.
  • Atur populasi tanaman sesuai anjuran varietas. Sebagai contoh, varietas GANTARI dianjurkan dengan populasi 22.000–23.000 tanaman per hektare, dan VINETA sekitar 28.000 tanaman per hektare.
  • Sulam benih yang tidak tumbuh pada minggu pertama agar populasi tetap penuh.

Memasang ajir

Kacang panjang adalah tanaman merambat. Pasang ajir bambu sejak tanaman mulai mengeluarkan sulur. Ajir biasanya dipasang miring dan ujungnya diikat bersilang dengan ajir di seberangnya. Tanaman yang merambat dengan baik mendapat sinar matahari merata, polongnya lurus dan bersih, dan panennya lebih mudah.

Perawatan tanaman

Pengairan. Siram secukupnya, terutama saat berbunga dan membentuk polong. Kekurangan air membuat bunga rontok.

Penyiangan. Bersihkan gulma di sekitar tanaman secara rutin.

Pemupukan susulan. Berikan bertahap mengikuti fase tanaman, dengan dosis sesuai anjuran penyuluh atau hasil analisis tanah.

Hama dan penyakit yang perlu diwaspadai

  • Kutu daun hitam. Mengumpul di pucuk dan polong muda, juga bisa menularkan virus.
  • Penggerek polong. Membuat polong berlubang.
  • Lalat kacang. Menyerang tanaman muda.
  • Karat dan bercak daun. Lebih sering muncul saat cuaca lembap.

Pantau tanaman secara rutin, jaga kebersihan lahan, dan gunakan pestisida terdaftar sesuai label hanya bila diperlukan.

Cara panen kacang panjang

Petik polong saat masih muda, renyah, dan bijinya belum menonjol. Polong yang terlambat dipetik menjadi liat dan berserat. Panen dilakukan rutin setiap satu sampai dua hari. Petik dengan hati-hati supaya tangkai bunga di dekatnya tidak rusak, karena tangkai itu akan berbunga dan berpolong lagi.

Rekomendasi benih kacang panjang HARAKA SEED

  • VINETA, kacang panjang biji hitam untuk dataran rendah sampai menengah. Polong hijau berujung ungu, renyah dan manis, 31–36 polong per tanaman. Dipanen pada umur 46–49 hari setelah tanam, potensi hasil 28–32 ton/ha.
  • GANTARI, kacang panjang biji merah untuk dataran rendah sampai menengah. Polong hijau tua, renyah dan manis, 36–39 polong per tanaman. Dipanen pada umur 42–45 hari setelah tanam, potensi hasil 21–25 ton/ha.

Angka di atas adalah potensi varietas menurut katalog HARAKA SEED. Hasil di lapangan bergantung pada lokasi, musim, dan teknik budidaya.